Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita
Intalasiberita.com All Right Reserved - Published By Mahesaweb

Iklan

Iklan cv

Tag Terpopuler

Ritual Metatah dan Menek Kelih di Karawang, Kemenag Dorong Pelestarian Tradisi Keagamaan

Minggu, 19 April 2026 | April 19, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-19T04:52:01Z
Karawang Intalasiberita.com-Umat Hindu yang tergabung dalam Hindu Dharma Sangga Bhuwana Karawang menggelar upacara Manusa Yadnya berupa ritual Metatah (potong gigi) dan Menek Kelih secara bersama-sama.

Kegiatan ini berlangsung di kompleks rumah ibadah Pura Agung Sangga Bhuwana Resinda, Desa Purwadana, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Rabu (19/4/2026).

Acara tersebut dihadiri berbagai tokoh lintas agama dan unsur pemerintahan, termasuk Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karawang, FKUB, serta organisasi keagamaan Hindu di Karawang.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Karawang, Dr H Sopian, S.Pd.I., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bagian dari pelestarian tradisi keagamaan yang mulai jarang dilakukan.

Ia menilai, ritual Metatah merupakan tradisi penting dalam ajaran Hindu yang memiliki makna spiritual sekaligus pembinaan karakter, terutama bagi generasi muda yang memasuki fase kedewasaan.

“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga menghidupkan kembali nilai-nilai budaya yang hampir punah. 
Ini penting, bukan hanya bagi umat Hindu, tetapi juga sebagai kekayaan budaya bangsa,” ujar Sopian.

Ia juga menegaskan bahwa Kementerian Agama memiliki tanggung jawab untuk melindungi, melayani, dan membina seluruh umat beragama tanpa memandang mayoritas atau minoritas.

“Saya hadir di sini sebagai bentuk pelayanan kepada umat Hindu.Semua agama memiliki kedudukan yang sama dan berhak mendapatkan pembinaan serta dukungan,” katanya.

Menurutnya, momentum seperti ini juga menjadi sarana memperkuat toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Karawang.
Sopian turut mengajak para penyuluh dan guru agama, khususnya di lingkungan Hindu, untuk terus berkolaborasi dengan Kementerian Agama dalam mengembangkan kegiatan keagamaan dan pelestarian budaya.

Sementara itu, tokoh Hindu Karawang yang hadir di antaranya Ketua Paduka Hindu Dharma Banjar Sangga Bhuwana Dewa Teken Sugandi, Ketua PHDI Kabupaten Karawang Gede Agus Krishna Yoga, serta Ketua WHDI Kabupaten Karawang Widya Krishna Dewi.

Upacara Metatah sendiri merupakan bagian dari Manusa Yadnya yang melambangkan pembersihan diri dari sifat-sifat buruk, sedangkan Menek Kelih menandai peralihan masa anak-anak menuju kedewasaan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan generasi muda Hindu dapat tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, berakhlak, serta mampu menjaga nilai-nilai luhur tradisi dan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.(Kry)
×
Berita Terbaru Update