Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita
Intalasiberita.com All Right Reserved - Published By Mahesaweb

Iklan

Iklan cv

Tag Terpopuler

Pemerintah Karawang Apresiasi Upaya Umat Hindu Hidupkan Tradisi Leluhur

Minggu, 19 April 2026 | April 19, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-20T04:28:25Z
Karawang Intalasiberita.com-Umat Hindu yang tergabung dalam Hindu Dharma Sangga Bhuwana Karawang menggelar upacara Manusa Yadnya berupa ritual Metatah (potong gigi) dan Menek Kelih secara bersama-sama di kompleks Pura Agung Sangga Bhuwana Resinda, Desa Purwadana, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Minggu (19/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri berbagai unsur, antara lain perwakilan pemerintah daerah, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karawang, tokoh organisasi keagamaan Hindu, serta para penyuluh dan guru agama Hindu. 

Hadir pula Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Karawang Gede Agus Krishna Yoga, Ketua Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Karawang Widya Krishna Dewi, serta tokoh masyarakat dan kesepuhan setempat.

Perwakilan bagian kesejahteraan rakyat (Kesra) Kabupaten Karawang, Asep Suganda, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. 

Ia menilai ritual Metatah dan Menek Kelih memiliki nilai penting dalam menjaga warisan budaya dan tradisi keagamaan yang mulai jarang dilakukan.

“Melalui kegiatan ini, kita menghidupkan kembali tradisi-tradisi lama agar tidak punah.Bukan hanya dalam agama Hindu, tetapi juga di semua agama, tradisi yang baik perlu dilestarikan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran penyuluh dan guru agama dalam menjaga keberlangsungan tradisi tersebut. 
Menurutnya, Kementerian Agama siap mendukung berbagai kegiatan keagamaan yang bertujuan memperkuat nilai-nilai budaya dan spiritual masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Asep juga menyinggung makna Menek Kelih sebagai simbol peralihan masa remaja menuju kedewasaan yang penuh tantangan. 

Ia mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam membimbing anak-anak pada fase tersebut agar tetap berada dalam jalur yang positif.

Selain itu, ia menegaskan bahwa seluruh umat beragama memiliki kedudukan yang sama dan berhak mendapatkan pelayanan dari negara, tanpa memandang mayoritas atau minoritas.

“Kami hadir untuk melindungi, melayani, dan membina seluruh umat beragama.Hari ini kami hadir di tengah umat Hindu sebagai bentuk pelayanan dan dukungan,” kata dia.

Kegiatan Metatah dan Menek Kelih ini juga diikuti oleh para orang tua dan anak-anak peserta upacara, yang diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang berakhlak baik serta menjaga nilai-nilai luhur budaya dan agama.

Melalui kegiatan ini, umat Hindu di Karawang tidak hanya menjalankan ajaran agama, tetapi juga berperan aktif dalam melestarikan tradisi leluhur sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa.(Kry)
×
Berita Terbaru Update