Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita
Intalasiberita.com All Right Reserved - Published By Mahesaweb

Iklan

Iklan cv

Tag Terpopuler

Silaturahmi FPP Tegalwaru–Pangkalan, Pesantren Didorong Jadi Pilar Moral dan Mitra Strategis Pembangunan

Sabtu, 18 April 2026 | April 18, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-18T08:35:39Z
Karawang Intalasiberita.com-Silaturahmi dan halalbihalal Forum Pondok Pesantren (FPP) Kecamatan Tegalwaru dan Kecamatan Pangkalan menjadi momentum mempererat ukhuwah sekaligus memperkuat peran pesantren dalam pembangunan daerah.

Kegiatan tersebut digelar di Aula Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Sabtu (17/4/2026).

Acara ini dihadiri Ketua FPP Kabupaten Karawang KH Abdul Hayyi, Ketua I FPP KH Muhammad Endang Suratno Wibowo, unsur Muspika Tegalwaru dan Pangkalan, serta Danramil setempat.

Ketua FPP Kabupaten Karawang, KH Abdul Hayyi, menegaskan pentingnya peran pesantren dalam menjaga keseimbangan pembangunan. 
Menurutnya, pembangunan tidak cukup hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga harus ditopang oleh kekuatan moral dan akhlak.

“Jika pembangunan hanya mengejar fisik, kita berisiko melahirkan generasi yang kuat secara materi, tetapi rapuh secara moral. 

Di sinilah pesantren harus hadir sebagai penyeimbang, bahkan pengarah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua I FPP Kabupaten Karawang KH Muhammad Endang Suratno Wibowo menekankan pentingnya soliditas antar pesantren sebagai kekuatan strategis dalam pembangunan daerah.

“Kita tidak boleh berjalan sendiri-sendiri.Pesantren harus bersatu. Dengan kebersamaan, kita tidak hanya mewarnai pembangunan, tetapi juga ikut menentukan arah peradaban Karawang,” katanya.
Dari unsur pemerintahan, Muspika Kecamatan Tegalwaru menyampaikan komitmennya untuk bersinergi dengan pesantren.

Mereka menilai pembangunan akan kehilangan arah tanpa dukungan nilai-nilai moral yang kuat.

“Kami tidak ingin berjalan sendiri. Tanpa pesantren, pembangunan akan kehilangan ruh. Sinergi ini bukan sekadar formalitas, tetapi kebutuhan nyata,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Muspika Kecamatan Pangkalan yang menekankan pentingnya pembangunan berbasis karakter.

“Pembangunan tanpa karakter hanya akan melahirkan persoalan baru. Pesantren merupakan pusat pembentukan manusia unggul. Kami siap membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya,” tegasnya.
Danramil setempat turut menyoroti pentingnya ketahanan moral dalam menjaga stabilitas wilayah.

Menurutnya, kekuatan masyarakat tidak hanya ditentukan oleh aspek keamanan fisik, tetapi juga nilai-nilai moral.

“Ketahanan wilayah bukan hanya soal keamanan fisik, tetapi juga ketahanan moral. Jika moral masyarakat kuat, potensi konflik dapat ditekan. Pesantren adalah benteng itu,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, FPP Tegalwaru dan Pangkalan mendorong lahirnya kolaborasi nyata antara pesantren dan pemerintah, mulai dari penguatan ekonomi pesantren, peningkatan kualitas pendidikan, hingga peran aktif dalam menjaga stabilitas sosial.

Silaturahmi ini menjadi penegasan bahwa di tengah arus perubahan zaman, pesantren tetap memiliki posisi strategis sebagai penjaga nilai dan arah pembangunan di Kabupaten Karawang.(Kry)
×
Berita Terbaru Update