Karawang Intalasiberita.com-Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat penanganan sampah melalui pembangunan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sekaligus pengembangan pembangkit listrik berbasis sampah.
Pernyataan tersebut disampaikan Aep di sela kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Karawang, Kamis (9/4/2026).
Aep menjelaskan, pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai infrastruktur pendukung, termasuk akses jalan dan jembatan menuju lokasi TPS.
Saat ini, tahapan yang masih berjalan adalah proses pematangan lahan sebelum operasional dimulai.
“Dari sisi pemerintah daerah, infrastruktur dasar sudah kami siapkan.Tinggal pematangan lahan agar nantinya bisa langsung digunakan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan fasilitas pengolahan sampah yang terintegrasi dengan pembangkit listrik merupakan proyek strategis yang melibatkan pemerintah pusat.
Karena itu, pendanaan utama berasal dari pemerintah pusat, sementara daerah berperan dalam penyediaan lahan dan infrastruktur penunjang.
Menurut Aep, konsep pengolahan sampah menjadi energi listrik menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan sampah di Karawang sekaligus mendukung kebutuhan energi.
Selain itu, Pemkab Karawang juga terus melakukan peningkatan akses jalan menuju lokasi proyek, termasuk rencana pelebaran jalan guna mendukung kelancaran distribusi dan operasional.
Di sisi lain, Aep turut menyinggung rencana pengembangan transportasi, termasuk pemberhentian Kereta Rel Listrik (KRL) di Karawang.
Ia menyebut, saat ini perencanaan masih dalam tahap peninjauan ulang desain teknis (DED).
“Untuk KRL, saat ini masih dalam tahap review perencanaan.Mudah-mudahan tahun ini sudah mulai ada progres,” katanya.
Aep optimistis, berbagai proyek strategis tersebut, termasuk pengolahan sampah menjadi energi dan pengembangan transportasi, dapat mulai berjalan dalam waktu dekat dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Ia juga menyebutkan bahwa target operasional pembangkit listrik dari sampah diproyeksikan dapat terealisasi dalam beberapa tahun ke depan, seiring dengan dukungan pemerintah pusat dan percepatan pembangunan infrastruktur di daerah.(Kry)
