Hujan deras dengan intensitas tinggi menyebabkan tanggul Kali Bawah di Desa Muara Baru, Kecamatan Cilamaya Wetan, jebol.
Akibatnya, banjir merendam permukiman warga di Desa Muara dan Desa Muara Baru pada Sabtu (31/1/2026).Selain rumah warga, genangan air juga meluas ke lahan pertanian dan kawasan tambak.
Kepala Desa Muara Baru, Ato, mengatakan banjir terjadi karena debit air Kali Bawah meningkat drastis dan tidak mampu ditampung oleh badan sungai. Kondisi sungai yang belum dinormalisasi dinilai memperparah situasi.
“Air Kali Bawah meluap karena tidak mampu menahan debit hujan yang tinggi. Luapannya masuk ke permukiman dan lahan warga,” ujar Ato.
Menurutnya, sedikitnya tiga dusun di Desa Muara Baru terdampak banjir. Genangan air tidak hanya merendam rumah warga, tetapi juga lahan sawah, tambak ikan, serta fasilitas produksi garam milik masyarakat.
“Kurang lebih tiga dusun terendam.Sawah, tambak ikan, dan tempat produksi garam juga ikut terdampak,” katanya.Ato memperkirakan luas lahan yang terendam banjir mencapai sekitar 400 hektare.
Kondisi tersebut membuat para petani terancam gagal tanam, sementara pelaku usaha perikanan dan produksi garam mengalami kerugian ekonomi yang cukup besar.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Karawang segera turun tangan menangani persoalan tersebut. Selain penanganan darurat, Ato meminta adanya normalisasi Kali Bawah agar banjir tidak terus berulang setiap musim hujan.
“Kami berharap ada tindak lanjut dari pemerintah, terutama normalisasi sungai dan bantuan bagi warga agar beban ekonomi masyarakat bisa diringankan,” pungkasnya.(Kry)
