Peristiwa tersebut menyebabkan banjir merendam permukiman warga di Desa Muara dan Desa Muara Baru pada Sabtu (31/1/2026).Genangan air bertahan hingga berhari-hari dan berdampak signifikan terhadap aktivitas serta perekonomian masyarakat setempat.
Camat Cilamaya Wetan Ade Setiawan, S.STP, MM, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran pimpinan daerah yang telah turun langsung meninjau lokasi banjir.
“Atas nama Pemerintah Kecamatan Cilamaya Wetan, khususnya warga Desa Muara dan Desa Muara Baru, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati, Kapolres, dan Dandim yang telah melihat langsung kondisi warga kami, terutama di Desa Muara yang tanggulnya jebol di Kali Bawah,” ujar Ade.
Ia menjelaskan, persoalan tanggul jebol ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Karawang. Bupati Karawang telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk segera melakukan perbaikan teknis.
“Akibat jebolnya tanggul ini, Desa Muara dan Muara Baru terendam banjir selama kurang lebih delapan hari. Sawah yang terdampak mencapai sekitar 200 hektare, sementara tambak warga sekitar 400 hektare. Dampaknya sangat besar terhadap kehidupan masyarakat,” jelasnya.
Ade menambahkan, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), termasuk Kapolsek dan Danramil, terus melakukan koordinasi dan pendampingan kepada warga terdampak.
Sementara itu, Bupati Karawang memastikan akses jalan menuju lokasi perbaikan akan segera dibuka agar material dari BBWS dapat masuk untuk mempercepat penanganan tanggul jebol tersebut.
Selain itu, Ade juga menyampaikan terima kasih kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang.
“Alhamdulillah, distribusi logistik berjalan lancar. Kami terus berkoordinasi dengan BPBD, termasuk Kalak BPBD dan tim kesehatan, untuk memastikan kebutuhan warga terdampak banjir di Cilamaya Wetan terpenuhi,” pungkasnya.(Kry)
