Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita
Intalasiberita.com All Right Reserved - Published By Mahesaweb

Iklan

Iklan cv

Tag Terpopuler

MPC Pemuda Pancasila Karawang Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Banjir di Kalang langgar

Jumat, 23 Januari 2026 | Januari 23, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-12T07:44:34Z

Karawang Intalasiberita.com-Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Ormas Pemuda Pancasila Kabupaten Karawang, Jumat (hari ini), turun langsung ke Desa Kalanglingar untuk menyalurkan bantuan sembako kepada warga yang terdampak banjir.


Penyerahan bantuan dipusatkan di kediaman Ketua Ranting Ormas Pemuda Pancasila Desa Kalanglingar. Bantuan tersebut selanjutnya diserahkan kepada Ketua Ranting untuk di distribusikan kepada masyarakat sekitar yang terdampak musibah banjir.


Bantuan yang diberikan berupa beras, mi instan, minyak goreng, air mineral, serta kebutuhan pokok lainnya yang diharapkan dapat sedikit meringankan beban warga.


Sekretaris MPC Ormas Pemuda Pancasila Kabupaten Karawang, Yakub fauji, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap masyarakat yang tengah mengalami musibah.

“Hari ini kami membawa sedikit bantuan untuk warga di sekitar Desa Kalanglinggar yang terdampak banjir. Mudah-mudahan bantuan ini bisa membantu dan meringankan beban masyarakat,” ujar Yakub.


Ia berharap banjir dapat segera surut agar warga bisa kembali menjalankan aktivitas sehari-hari seperti biasa. Selain itu, pihaknya juga berharap adanya solusi jangka panjang dari pemerintah.

“Kami sangat berharap musibah ini segera berlalu. Kami juga berharap pemerintah, baik pusat, provinsi, maupun kabupaten, bisa mencarikan solusi terbaik agar Desa Kalanglinggar tidak lagi menjadi wilayah yang rutin terdampak banjir,” tambahnya.

Menurut Yakub, Desa Kalanglingar hampir setiap tahun menjadi salah satu wilayah pertama yang terdampak banjir akibat meluapnya Sungai Citarum dan Sungai Cibeet yang bertemu di kawasan tersebut.


“Ketika dua sungai itu meluap, Desa Kalanglinggar hampir selalu menjadi desa pertama yang terdampak. Ini perlu penanganan serius agar tidak terus berulang setiap tahun,” pungkasnya.(Kry)

×
Berita Terbaru Update