Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita
Intalasiberita.com All Right Reserved - Published By Mahesaweb

Iklan

Iklan cv

Tag Terpopuler

Kemenag Karawang Gelar Zikir dan Tasyakur Kemerdekaan, Santuni 50 Anak Yatim

Kamis, 20 Agustus 2026 | Agustus 20, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-20T17:45:16Z
arawang Intalasiberita.com-Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karawang menggelar zikir, doa dan tasyakur kemerdekaan yang dirangkaikan dengan kegiatan Kemenag Mengaji serta peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Kemenag Kabupaten Karawang, Kamis malam (20/8/2026), tersebut diikuti jajaran Kemenag, kepala KUA, pengawas, penyuluh agama, kepala madrasah, guru, serta sejumlah tokoh dan mitra Kemenag Karawang.

Kegiatan menjadi momentum untuk mensyukuri nikmat kemerdekaan sekaligus memperkuat keimanan, persaudaraan dan kecintaan umat Islam kepada Nabi Muhammad SAW.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Karawang, Drs. H. Sopian, S.Pd.I., mengatakan kegiatan tersebut memiliki makna istimewa karena menggabungkan tiga momentum sekaligus.

Yakni zikir dan doa tasyakur dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, program rutin Kemenag Mengaji, serta peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Menurut Sopian, pelaksanaan sejumlah agenda dalam satu kegiatan merupakan bagian dari upaya Kemenag Karawang agar kegiatan dapat berjalan secara efektif dan efisien, tanpa mengurangi makna serta kekhidmatan setiap momentum.

“Pada malam ini adalah momentum yang sangat istimewa. Di satu sisi ada program rutin Kemenag Mengaji, di sisi lain kita melaksanakan tasyakur atas nikmat kemerdekaan. Lebih istimewa lagi karena kita sekaligus memperingati hari lahir Rasulullah Nabi Muhammad SAW,” ujar Sopian.

Ia menjelaskan, zikir dan tasyakur kemerdekaan merupakan bagian dari rangkaian kegiatan memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang sebelumnya telah dilaksanakan oleh keluarga besar Kemenag Kabupaten Karawang.

Rangkaian tersebut di antaranya kegiatan gerak jalan, istigasah, serta berbagai kegiatan lainnya yang digelar untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dan nasionalisme.

Santuni Anak Yatim

Dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut, Kemenag Karawang juga memberikan santunan kepada sekitar 50 anak yatim dan piatu.

Pemberian santunan menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya meneladani ajaran Nabi Muhammad SAW yang senantiasa mengajarkan kepedulian terhadap kaum dhuafa dan anak yatim.

Selain santunan, Kemenag Karawang juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan yang telah digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Hadiah diberikan kepada para pemenang mulai dari juara pertama hingga juara ketiga.

Sopian menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah hadir dan memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.
Apresiasi disampaikan kepada Ketua MUI Kabupaten Karawang, Ketua FKUB Kabupaten Karawang, Ketua IPHI, Karawang, jajaran Kemenag, kepala KUA, pengawas, penyuluh agama, kepala madrasah, para guru, serta JFT dan JFU di lingkungan Kemenag Kabupaten Karawang.

Ucapan terima kasih juga diberikan kepada para mitra dan lembaga yang turut memberikan bantuan serta donasi untuk kaum dhuafa dalam kegiatan tersebut.

Ada Perubahan Tugas di Lingkungan Kemenag

Dalam kesempatan itu, Sopian juga menyampaikan adanya perubahan tugas sejumlah pejabat di lingkungan Kemenag Kabupaten Karawang.

Salah satunya terkait peralihan tugas Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) menjadi Kepala Seksi Bimas Islam.

Sopian berharap amanah baru tersebut dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan Kementerian Agama di Kabupaten Karawang.

Ia juga memperkenalkan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren yang akan menjalankan tugas tersebut sembari menunggu proses penerbitan surat keputusan.

Zikir dan Tausiah

Suasana kegiatan semakin khidmat ketika seluruh peserta mengikuti zikir dan doa bersama. Para peserta larut dalam kekhusyukan sebagai ungkapan rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diraih bangsa Indonesia.

Sementara itu, tausiah Maulid Nabi Muhammad SAW disampaikan oleh KH. Wahyu. Dalam tausiyahnya, ia mengajak seluruh peserta untuk terus meningkatkan keimanan, memperkuat persaudaraan dan meneladani akhlak serta perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Peringatan Maulid Nabi di lingkungan Kemenag Karawang diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Lebih dari itu, momentum tersebut diharapkan mampu memperkuat keteladanan, meningkatkan kepedulian sosial dan mempererat silaturahmi seluruh keluarga besar Kementerian Agama.

Melalui kegiatan zikir, doa, tasyakur kemerdekaan dan Maulid Nabi Muhammad SAW, Kemenag Kabupaten Karawang menegaskan komitmennya untuk terus membangun kehidupan keagamaan yang harmonis, memperkuat persatuan serta menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dalam suasana penuh kebersamaan dan kekhidmatan. (Kry)
×
Berita Terbaru Update