Karawang Intalasiberita.com–Kehadiran negara untuk membuka akses masyarakat kembali diwujudkan melalui peresmian Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan wilayah Kecamatan Jatisari dan Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang.
Jembatan tersebut diresmikan pada Senin (10/8/2026) oleh Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E., bersama Dandim 0604/Karawang Letkol Inf Nanda Siswanto, S.Sos. Pembangunan jembatan ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya para petani.
Peresmian turut dihadiri Kapolresta Karawang Kombes Pol. Mario Prahatinto, S.H., S.I.K., M.Si., Kajari Karawang Sigit Muharam, Camat Jatisari Surisno, S.KM., Muhammad Reza Darmawan, S.STP., M.Si., serta para kepala desa dari dua kecamatan yang terhubung oleh jembatan tersebut.
Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kodim 0604/Karawang yang telah merealisasikan pembangunan Jembatan Perintis Garuda. Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut menjadi solusi penting bagi masyarakat yang selama ini harus menempuh jalur memutar untuk beraktivitas.
“Alhamdulillah hari ini kami bersama Pak Dandim 0604 Karawang, Pak Kapolresta Karawang dan jajaran lainnya meresmikan jembatan yang menjadi penghubung Kecamatan Jatisari dan Kecamatan Tirtamulya,” ujar Aep.
Ia mengatakan, pembangunan jembatan tersebut dapat diselesaikan dalam waktu sekitar dua bulan. Pemerintah Kabupaten Karawang juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia serta Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak atas dukungan terhadap pembangunan akses masyarakat tersebut.
Aep menyebutkan, sebelum jembatan dibangun, warga harus memutar dengan jarak dan waktu tempuh yang cukup panjang. Bahkan, dalam kondisi tertentu, perjalanan masyarakat dapat memakan waktu hingga tiga sampai lima jam.
“Dengan sudah terbangunnya jembatan ini, akses masyarakat mulai terbuka. Aktivitas perekonomian dan mobilisasi sehari-hari menjadi jauh lebih mudah,” katanya.
Jembatan Perintis Garuda memiliki panjang sekitar 90 meter dengan lebar 1,5 meter. Untuk sementara, jembatan tersebut diperuntukkan bagi kendaraan roda dua dan aktivitas masyarakat.
Menurut Aep, pembangunan jembatan tidak berhenti pada akses penyeberangan saja. Pemkab Karawang juga akan mendorong pembangunan jalan usaha tani (JUT) serta akses jalan yang dapat semakin memudahkan mobilitas masyarakat.
“Termasuk nanti akan kita selesaikan jalan usaha tani. Ke depan juga ada jalan akses masyarakat. Mudah-mudahan semuanya bisa mendukung perekonomian warga,” ungkapnya.
Aep menilai keberadaan jembatan memiliki arti penting bagi masyarakat di wilayah tersebut yang mayoritas bekerja sebagai petani. Kemudahan akses akan berdampak langsung terhadap distribusi hasil pertanian karena biaya angkutan dapat ditekan.
“Di sini banyak masyarakat yang bekerja sebagai petani, ada palawija dan tanaman tumpang sari. Kalau mobilisasi lebih mudah, angkutannya juga lebih murah,” ujarnya.
Ia berharap keberadaan Jembatan Perintis Garuda dapat menjadi penggerak baru perekonomian masyarakat sekaligus mempererat konektivitas antara Kecamatan Jatisari dan Kecamatan Tirtamulya.
Selain pembangunan jembatan penghubung, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan peninjauan terhadap jembatan yang telah direnovasi dengan panjang sekitar 60 meter. dengan lebar 1,5 meter Jembatan tersebut menghubungkan Dusun 1 dan Dusun 2 yang sebelumnya membuat warga harus menempuh jalur memutar hingga sekitar lima kilometer.
Dengan selesainya pembangunan dan renovasi jembatan, masyarakat kini memiliki akses yang lebih dekat dan mudah. Kondisi tersebut diharapkan dapat memperlancar aktivitas warga, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan roda perekonomian masyarakat di kedua wilayah.
Pemerintah Kabupaten Karawang memastikan pembangunan infrastruktur akan terus diarahkan untuk membuka akses wilayah, memperpendek jarak tempuh, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Semoga jembatan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Karawang, khususnya warga Kecamatan Jatisari dan Kecamatan Tirtamulya,” pungkas Aep.(Kry)



