Karawang Intalasiberita.com-Badan Koordinasi (BADKO) TKQ-TQA Kabupaten Karawang menggelar halal bihalal yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus baru periode 2026–2030, Rabu (8/4/2026).
Kegiatan bertema “Sinergi dalam Silaturahmi, Satu Hati Satu Misi Mendidik Generasi Pencinta Al-Qur’an” ini berlangsung di Aula Sidang Reret, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Ketua BADKO TKQ-TQA Kabupaten Karawang, Bahiz Hakim, menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya tetap berkomitmen melanjutkan visi awal para pendiri, yakni memberantas buta huruf Al-Qur’an.
“BADKO akan tetap pada jalurnya.Visi utama kami sejak awal adalah memberantas buta huruf Al-Qur’an.Itu tidak akan berubah,” ujarnya.
Namun demikian, ia menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan zaman, khususnya di era digital.
Menurutnya, metode pembelajaran Al-Qur’an perlu disesuaikan agar tetap relevan dengan generasi saat ini.
“Kita harus menyesuaikan dengan era digital.Bagaimana pengenalan Al-Qur’an tetap berjalan, tapi digitalisasi dalam pembelajaran juga bisa diterapkan.Ini menjadi pekerjaan rumah kita ke depan,” tambahnya.
Bahiz menjelaskan, BADKO Karawang telah berdiri sejak tahun 1990 dan kini memasuki usia sekitar 36 tahun.Selama perjalanan tersebut, organisasi ini telah dipimpin oleh empat generasi ketua.
Saat ini, BADKO Karawang memiliki sekitar 290 anggota yang terdiri dari lembaga Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an (TKQ), Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), hingga lembaga tahfiz.
Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan Al-Qur’an, BADKO menitikberatkan pada peningkatan kapasitas guru.
Menurutnya, guru menjadi kunci utama dalam mengenalkan Al-Qur’an kepada anak-anak sesuai dengan perkembangan zaman.
“Yang utama adalah mengedukasi guru terlebih dahulu.Guru harus mampu mengenalkan Al-Qur’an dengan metode yang sesuai dengan era digital.Setelah itu, baru kita siapkan waktu dan ruang bagi anak-anak untuk belajar Al-Qur’an,” jelasnya.
Ia juga menargetkan agar anak-anak sudah mulai mengenal dan mampu membaca Al-Qur’an sejak usia dini, bahkan sebelum memasuki jenjang sekolah dasar.
“Minimal sebelum masuk SD, anak-anak sudah mengenal dan bisa membaca Al-Qur’an, meskipun masih dasar,” katanya.
Dengan dilantiknya pengurus baru, Bahiz berharap hadirnya semangat dan energi baru dalam menjalankan program-program BADKO ke depan.
“Semoga dengan pengurus baru ini lahir semangat baru, perjuangan baru, dan harapan baru agar BADKO ke depan bisa lebih baik lagi,” pungkasnya.(Kry)

