Karawang Intalasiberita.com-Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karawang menggelar kegiatan silaturahmi sekaligus pembinaan bagi para amil desa dari Kecamatan Pangkalan dan Tegalwaru. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor KUA Pangkalan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (5/3/2026).
Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karawang, Dr. H. Sopian, S.Pd.I., Kasubbag TU Kemenag Karawang H. Yakub Lubis Al Fauji, Ketua PC APRI Kabupaten Karawang H. Hamid Dulmajid, SHI., MM., serta ratusan amil desa dari dua kecamatan tersebut.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Karawang Dr. H. Sopian, S.Pd.I. menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi dan pembinaan ini bertujuan untuk mempererat hubungan sekaligus meningkatkan koordinasi antara Kementerian Agama melalui KUA dengan para amil desa.
Menurutnya, peran amil desa sangat penting dalam membantu pelayanan keagamaan di masyarakat, termasuk dalam administrasi pernikahan, rujuk, serta pengelolaan data keagamaan di tingkat desa.
“Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat sinergi dan menyamakan persepsi antara KUA dan para amil desa, sehingga pelayanan keagamaan kepada masyarakat dapat berjalan lebih baik,” ujarnya.
Selain itu, kegiatan pembinaan juga dimaksudkan untuk meningkatkan profesionalisme para amil dalam menjalankan tugas, terutama terkait pelayanan nikah dan rujuk sebagai pembantu penghulu, serta pemahaman terhadap regulasi dan kebijakan terbaru dari Kementerian Agama.
Melalui kegiatan ini juga diharapkan terjalin komunikasi yang lebih erat antara jajaran Kemenag dengan para tokoh agama dan amil desa yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan keagamaan di masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa selama ini para amil desa belum memiliki ketetapan resmi terkait honorarium maupun surat keputusan (SK).
Kondisi tersebut kerap menimbulkan sorotan di masyarakat, terutama terkait persoalan biaya pernikahan, padahal biaya pernikahan telah diatur sesuai dengan ketentuan pemerintah.
Dengan adanya kegiatan silaturahmi dan pembinaan ini, diharapkan para amil desa semakin memahami aturan yang berlaku serta mampu menjelaskan kepada masyarakat apabila terjadi persoalan di lapangan.(Kry)


