Karawang Intalasiberita.cim-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang kembali menggelar kegiatan Tarawih Keliling (Tarling), Jumat (27/2/2026).
Kegiatan kali ini berlangsung di Masjid Jami Al-Fadillah, Desa Majalaya, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Karawang menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Jami Al-Fadillah. Selain itu, santunan juga diberikan kepada ribuan anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.
Kegiatan Tarling ke-5 ini dihadiri langsung Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, didampingi Wakil Bupati Karawang Maslani. Turut hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karawang Dr. H. Sopian, S.Pd.I., M.Si., Dandim 0604/Karawang Letkol Inf Naryanto, S.Kom., M.Han.,AKBP Fiki N. Ardiansyah.Sekretaris Daerah (Sekda) Karawang H. Asep Aang Rahmatullah, S.STP., M.P., jajaran kepala OPD, tokoh agama, serta ratusan warga setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Aep Syaepuloh menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran Forkopimda, kepala OPD, para kepala puskesmas, tokoh agama, serta masyarakat yang turut memeriahkan kegiatan Tarling di Majalaya.
“Alhamdulillah, ini merupakan Tarling ke-5 yang kami laksanakan. Kehadiran seluruh jajaran pemerintah daerah di tengah masyarakat menjadi bukti bahwa pemerintah ingin terus dekat dan hadir langsung melayani masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, kegiatan Tarling bukan sekadar agenda rutin Ramadan, melainkan upaya mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat.Menurutnya, kebersamaan tersebut akan memberikan rasa nyaman dan kebanggaan bagi warga.
“Kalau Bupati, Wakil Bupati, Sekda, kepala OPD, Dandim, dan Kemenag hadir bersama di tengah masyarakat, tentu masyarakat merasa diperhatikan. Inilah yang kami harapkan,” katanya.
Selain berbagi takjil dan santunan anak yatim, Pemkab Karawang juga menyalurkan honor bagi marbot masjid serta guru madrasah sebagai bentuk perhatian terhadap para pejuang keagamaan.
Bupati juga menyinggung progres pembangunan infrastruktur di wilayah Kecamatan Majalaya yang disebutnya hampir rampung.
Meski demikian, masih terdapat beberapa pekerjaan rumah, seperti penanganan rumah tidak layak huni (rutilahu), yang akan menjadi prioritas penyelesaian pada tahun ini.
“Kami berkomitmen menyelesaikan pembangunan yang masih menjadi kebutuhan masyarakat. Mohon doa dan dukungan agar program-program ini berjalan lancar,” tanda (Kry)


