Karawang Intalasiberita.com-Disperindagkop UKM Karawang (Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah) Kabupaten Karawang berkolaborasi dengan Habitat for Humanity dan JASINDO dalam kegiatan bertajuk UMKM Karawang Go Green Transformation.
Kegiatan tersebut digelar di Gedung Dekranasda yang berlokasi di Jalan Arteri Desa Sukamakmur, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Rabu (25/2/2026).
Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Usaha Mikro Disperindagkop UKM Karawang, Leoni Whisnu Wardhani, SM, menyampaikan bahwa program ini bertujuan mempersiapkan para pelaku UMKM agar mampu menerapkan standar ramah lingkungan (eco green) dalam proses produksi maupun pengemasan.
“Ke depan, kami melaksanakan kegiatan ini untuk mempersiapkan pelaku UMKM agar siap menerapkan standar eco green secara berkelanjutan. Setelah mengikuti workshop selama tiga hari, para peserta akan mendapatkan fasilitasi kemasan ramah lingkungan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, produk-produk UMKM yang telah menggunakan kemasan ramah lingkungan nantinya akan difasilitasi untuk masuk ke pasar hotel yang telah menerapkan standar keberlanjutan dalam penggunaan produk.
“Target selanjutnya, produk UMKM yang sudah memiliki kemasan ramah lingkungan akan kami dorong masuk ke hotel-hotel yang siap bekerja sama dalam pemasaran produk berstandar ramah lingkungan,” tambahnya.
Pada pelatihan hari pertama, tercatat sebanyak 20 peserta mengikuti kegiatan tersebut, terdiri dari 14 pelaku UMKM kriya dan 6 peserta dari kalangan disabilitas.
Adapun target utama program ini adalah meningkatkan pemahaman dan implementasi standar eco green di kalangan UMKM Karawang. Selain itu, diharapkan produk mereka memiliki kemasan ramah lingkungan sehingga mampu menembus pasar hotel yang menerapkan standar keberlanjutan.
Leoni berharap, melalui program ini UMKM Karawang semakin berkembang dan berdaya saing.
“Harapan kami, UMKM Karawang semakin maju sesuai dengan jargon Karawang Maju, semakin sejahtera, dan branding produknya semakin dikenal luas di pasaran,” pungkasnya. ((kry)

