Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita
Intalasiberita.com All Right Reserved - Published By Mahesaweb

Iklan

Iklan cv

Tag Terpopuler

Kemenag Karawang Perkuat Akuntabilitas KUA Melalui Monitoring dan Supervisi di Tiga Kecamatan

Kamis, 11 Juni 2026 | Juni 11, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-11T09:13:43Z
Karawang Intalasiberita.com-Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karawang menggelar kegiatan Monitoring dan Supervisi bagi Kantor Urusan Agama (KUA) di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Telukjambe Barat, Pangkalan, dan Tegalwaru.Kegiatan tersebut berlangsung di Aula H.Ade Badurjaman, KUA Pangkalan, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karawang, Drs.H. Sopian, S.Pd.I., dan dihadiri para kepala KUA, penghulu, penyuluh agama, serta jajaran pengelola administrasi dari masing-masing kecamatan.

Dalam sambutannya, H.Sopian mengatakan bahwa monitoring dan supervisi merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan, tata kelola administrasi, serta akuntabilitas pengelolaan anggaran di lingkungan KUA.

“Alhamdulillah, pada hari ini kami melaksanakan kegiatan monitoring dan supervisi yang diikuti oleh tiga KUA.Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan pengelolaan administrasi di masing-masing KUA,” ujarnya.
Menurutnya, terdapat hal yang berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.Jika sebelumnya pelaksanaan monitoring dan supervisi lebih banyak didelegasikan kepada jajaran terkait, kali ini dirinya turun langsung untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai aturan dan prinsip akuntabilitas.

Ia menegaskan bahwa seluruh anggaran yang bersumber dari DIPA merupakan amanah negara yang harus digunakan secara transparan dan bertanggung jawab demi mendukung pelayanan kepada masyarakat.

“Anggaran yang diberikan negara bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan untuk kepentingan kantor dan pelayanan masyarakat.Karena itu, pengelolaannya harus transparan, akuntabel, dan sesuai dengan peruntukannya,” tegasnya.

Selain menyoroti pengelolaan anggaran, H.Sopian juga meminta seluruh kepala KUA untuk memperkuat sinergi antara penghulu dan penyuluh agama.

Menurutnya, keberhasilan program Kementerian Agama tidak dapat dicapai tanpa kerja sama yang solid di tingkat kecamatan.

Ia menginstruksikan agar seluruh penyuluh agama dilibatkan dalam setiap kegiatan dan program yang dilaksanakan KUA.

Komunikasi yang baik antara kepala KUA, penghulu, dan penyuluh dinilai penting untuk meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.
“Saya minta seluruh kepala KUA merangkul semua unsur, baik penghulu maupun penyuluh.Kita harus bekerja sebagai satu tim.Informasi dan instruksi yang disampaikan kepala KUA harus dipahami sebagai bagian dari kebijakan dan program Kementerian Agama,” katanya.

Melalui kegiatan monitoring dan supervisi ini, Kemenag Karawang berharap kualitas pelayanan keagamaan, administrasi pernikahan, pembinaan umat, serta tata kelola kelembagaan di tingkat KUA semakin profesional, transparan, dan akuntabel.(Kry)
×
Berita Terbaru Update