Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita
Intalasiberita.com All Right Reserved - Published By Mahesaweb

Iklan

Iklan cv

Tag Terpopuler

Wabup Karawang Apresiasi Program MBG dan Ketahanan Pangan di Lapas Kelas IIA

Senin, 25 Mei 2026 | Mei 25, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-25T17:40:38Z
Karawang Intalasiberita.com.Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II.A Karawang meresmikan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus penguatan ketahanan pangan, Senin (25/5/2026).

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan peninjauan program ketahanan pangan, panen raya padi, hingga penebaran ikan nila nirwana yang melibatkan warga binaan sebagai bagian dari program pembinaan produktif.

Wakil Bupati Karawang, H.Maslani, menyampaikan apresiasi atas langkah Lapas Karawang yang dinilai mampu menghadirkan program pembinaan berdampak nyata bagi masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Karawang, kami mengucapkan selamat datang dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Direktur Jenderal Pemasyarakatan beserta jajaran atas perhatian dan dukungannya terhadap pelaksanaan program pembinaan yang produktif dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujar Maslani dalam sambutannya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Jenderal Pemasyarakatan Dr.Andes Masudi, jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Forkopimda Karawang, serta sejumlah pimpinan instansi vertikal di Jawa Barat.
Maslani menegaskan, lembaga pemasyarakatan saat ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembinaan, tetapi juga mampu menjadi pusat pemberdayaan dan penguatan ketahanan pangan.

Menurutnya, berbagai program seperti pertanian, peternakan, perikanan, pengelolaan maggot hingga pengolahan pakan yang dijalankan secara terpadu menunjukkan tumbuhnya semangat produktivitas dan kemandirian di lingkungan pemasyarakatan.

Pemerintah Kabupaten Karawang juga mengapresiasi dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis melalui SPPG Warung Bambu yang saat ini melayani sekitar 4.000 porsi makanan untuk program pembinaan serta 482 penerima manfaat yang terdiri dari peserta didik PAUD, SD, SMP, hingga tenaga pendidik di wilayah sekitar.

“Hal ini menjadi bukti bahwa program pemasyarakatan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat luas,” katanya.

Ia menilai pendekatan pembinaan berbasis kemanusiaan, keterampilan, dan pemberdayaan akan melahirkan pribadi-pribadi yang lebih siap kembali ke tengah masyarakat.

“Ada satu hal penting yang harus kita renungkan bersama.Tempat boleh membatasi ruang gerak seseorang, tetapi tidak boleh membatasi harapan dan kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik,” ucapnya.
Maslani menambahkan, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan jajaran pemasyarakatan harus terus diperkuat agar program-program serupa dapat berkembang lebih luas dan memberi manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

“Karawang siap mendukung program Astacita Presiden Republik Indonesia dan implementasi program aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,” tandasnya.(kry)
×
Berita Terbaru Update