Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita
Intalasiberita.com All Right Reserved - Published By Mahesaweb

Iklan

Iklan cv

Tag Terpopuler

Disperindagkop UKM Karawang Dorong UMKM Cilamaya Kulon Tembus Pasar Regional

Rabu, 13 Mei 2026 | Mei 13, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-15T02:03:52Z
Karawang Intalasiberita.com–Kegiatan Gebyar Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) tidak hanya menghadirkan pelayanan publik bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah promosi dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dalam kegiatan yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Selasa (13/5/2026), puluhan pelaku UMKM turut membuka stan produk khas makanan lokal Cilamaya Kulon.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Karawang, H.Dindin Rachmadhy, mengatakan pihaknya terus melakukan pendampingan terhadap ribuan pelaku UMKM agar mampu berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas.

“Untuk tahun ini kami tetap melakukan pendampingan terhadap sekitar 3.000 UMKM seperti tahun sebelumnya.Para pendamping juga memiliki tugas tambahan karena jumlah UMKM yang harus dibina semakin bertambah,” ujarnya.
Menurut Dindin, pengembangan UMKM tidak bisa dilakukan secara instan.Para pelaku usaha membutuhkan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), penguatan manajemen usaha, hingga perluasan pemasaran agar usaha yang dijalankan terus berkembang dan tidak tertinggal oleh perkembangan zaman.

“Kami terus melakukan evaluasi dan promosi.Produk-produk UMKM harus didorong agar mampu menembus pasar regional bahkan lebih luas lagi. Karena itu kami bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pendamping UMKM dan pengembangan marketplace,” katanya.

Ia menjelaskan, kegiatan Gebyar PATEN menjadi salah satu sarana penting untuk meningkatkan kualitas UMKM melalui promosi produk sekaligus evaluasi hasil pendampingan yang telah dilakukan selama ini.
Selain itu, Disperindagkop UKM juga tengah menyiapkan pengembangan sentra industri skala kecil dan menengah di wilayah Karawang, termasuk di Kecamatan Cilamaya Kulon yang memiliki potensi hasil laut cukup besar.

“Kami ingin ada sentra usaha unggulan di Cilamaya Kulon, seperti di Tirtajaya yang sudah memiliki sentra rumput laut.Nantinya akan dilihat potensi apa yang bisa dikembangkan menjadi sumber mata pencaharian masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, pengembangan sentra UMKM diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat, mulai dari kalangan muda hingga orang tua, tanpa harus bergantung pada sektor industri besar yang saat ini mulai mengalami penurunan.

“Kondisi industri saat ini tidak sedang baik-baik saja.Beberapa perusahaan sudah pindah ke daerah lain.Karena itu, kewirausahaan dan penguatan UMKM diharapkan menjadi solusi untuk menekan angka pengangguran,” ungkap Dindin.
Ia menambahkan, peningkatan kelas UMKM dilakukan secara bertahap melalui sejumlah indikator, seperti peningkatan omzet, kemampuan usaha, inovasi produk, hingga diversifikasi rasa dan pemasaran.

“Naik kelas itu ada banyak kriterianya. Yang penting sekarang ada peningkatan omzet, skill pelaku usaha bertambah, serta muncul inovasi produk. Dari situ nantinya aset dan pendapatan UMKM juga ikut meningkat,” pungkas nya.(Kry)
×
Berita Terbaru Update